UGreen Nexode Pro 55W, Powerbank Berkinerja Tinggi

Review UGreen Nexode Pro 10.000mAh 55W, Powerbank Ringkas dengan Fast Charging untuk Mobilitas Tinggi

Powerbank berkapasitas 10.000mAh masih menjadi pilihan banyak pengguna yang membutuhkan sumber daya cadangan tanpa harus membawa perangkat berukuran besar. Menjawab kebutuhan tersebut, UGreen menghadirkan Nexode Pro 10.000mAh 55W yang menawarkan desain ringkas, pengisian cepat hingga 55W, serta kemampuan mengisi beberapa perangkat sekaligus.

Produk terbaru UGreen ini telah tersedia di Indonesia melalui berbagai platform e-commerce dengan harga mulai Rp569.000. Tim Tekno Liputan6.com berkesempatan menggunakannya selama beberapa minggu dalam berbagai skenario, mulai dari perjalanan dinas ke Korea Selatan hingga kebutuhan darurat saat sulit menemukan stop kontak setelah liputan.

Pengujian dilakukan untuk mengetahui performa nyata perangkat, mulai dari desain, kecepatan pengisian, efisiensi baterai, hingga kenyamanan penggunaan sehari-hari.

baca juga”Microsoft Surface Pro Baru Pakai Snapdragon X2

Desain Premium dengan Layar Informasi Real-Time

UGreen Nexode Pro hadir dengan bodi berlapis material metalik berwarna abu-abu yang memberikan kesan premium sekaligus kokoh. Dengan bobot di bawah 220 gram, powerbank ini tetap nyaman dibawa di dalam tas maupun saku jaket sehingga cocok untuk pengguna yang sering bepergian.

Di bagian depan terdapat layar digital berukuran kecil yang aktif ketika tombol samping ditekan atau saat perangkat mulai mengisi daya. Layar tersebut menampilkan kapasitas baterai, total daya yang sedang disalurkan, serta status pengisian secara real-time.

Fitur ini membantu pengguna memantau konsumsi daya tanpa harus menebak sisa kapasitas baterai. Namun, saat digunakan di bawah sinar matahari langsung, tampilan layar menjadi kurang jelas akibat pantulan cahaya.

Selain itu, layar belum mampu menampilkan distribusi daya masing-masing perangkat ketika dua atau tiga gadget diisi secara bersamaan. Informasi yang muncul masih berupa total output secara keseluruhan.

Untuk konektivitas, UGreen menyediakan tiga metode pengisian, yakni satu port USB-C, satu port USB-A, dan kabel USB-C bawaan sepanjang 22 sentimeter.

Kehadiran kabel bawaan membuat pengguna tidak perlu membawa kabel tambahan. Meski demikian, panjang kabel terasa cukup terbatas ketika ponsel tetap digunakan sambil diisi daya dan powerbank diletakkan di atas meja atau di dalam tas.

Performa Fast Charging Mampu Mengisi Smartphone dan Laptop

Dari sisi spesifikasi, port USB-C serta kabel bawaan mendukung output hingga 55W untuk perangkat yang kompatibel dengan teknologi pengisian cepat. Sementara itu, port USB-A mampu menghasilkan daya maksimal 33W.

Untuk pengisian ulang powerbank, perangkat ini mendukung input hingga 35W sehingga proses mengisi baterai dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam menggunakan adaptor yang sesuai.

Selama pengujian, iPhone 17 Pro Max yang berada di level baterai 30 persen berhasil meningkat menjadi 65 persen hanya dalam waktu sekitar 25 menit. Dalam periode tersebut, kapasitas baterai powerbank berkurang dari 55 persen menjadi 37 persen.

Hasil tersebut menunjukkan performa pengisian yang cukup cepat untuk penggunaan sehari-hari. Kecepatan memang mulai menurun ketika baterai ponsel mendekati penuh, tetapi kondisi tersebut merupakan karakteristik normal sistem manajemen suhu dan perlindungan baterai pada perangkat modern.

Powerbank ini juga mampu mengenali berbagai protokol fast charging dari sejumlah produsen sehingga kompatibilitasnya tidak terbatas pada satu ekosistem perangkat saja.

Tetap Efektif Saat Mengisi Beberapa Perangkat Sekaligus

Salah satu keunggulan utama UGreen Nexode Pro adalah kemampuannya mengisi hingga tiga perangkat secara bersamaan. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membawa smartphone, tablet, earbuds, maupun perangkat lain dalam satu waktu.

Dalam pengujian selama 30 menit, powerbank digunakan untuk mengisi Oppo Find X9 Pro dan iPad Air M3 secara bersamaan.

Hasilnya, baterai Oppo Find X9 Pro meningkat dari 70 persen menjadi 84 persen. Sementara itu, iPad Air M3 bertambah dari 55 persen menjadi 67 persen.

Selama proses tersebut, kapasitas baterai powerbank turun dari 100 persen menjadi sekitar 60 persen.

Menariknya, Oppo Find X9 Pro secara otomatis mengenali perangkat sebagai charger yang mendukung Ultra Fast Charging. Hal ini menunjukkan bahwa UGreen Nexode Pro telah mendukung berbagai standar pengisian cepat yang digunakan oleh banyak produsen smartphone.

Bagi pengguna dengan beberapa perangkat sekaligus, kemampuan ini membuat proses pengisian menjadi lebih praktis tanpa harus membawa lebih dari satu adaptor atau powerbank.

Pengalaman Nyata Saat Perjalanan ke Korea Selatan

Kemampuan UGreen Nexode Pro paling terasa ketika digunakan dalam perjalanan dinas ke Korea Selatan. Setelah mendarat di bandara, baterai iPhone 17 Pro Max hanya tersisa sekitar 15 persen, sementara ponsel masih dibutuhkan untuk navigasi, komunikasi, dan koordinasi perjalanan.

Selama perjalanan menuju hotel yang memakan waktu sekitar 45 menit, powerbank mampu meningkatkan baterai iPhone hingga mencapai 47 persen.

Meski kapasitas powerbank habis sebelum tiba di hotel, tambahan daya tersebut cukup membantu menjaga aktivitas tetap berjalan tanpa harus mencari sumber listrik di bandara.

Skenario lain terjadi setelah kegiatan peliputan ketika baterai MacBook hampir habis dan stop kontak sulit ditemukan.

Dengan sisa kapasitas powerbank sekitar 50 persen, MacBook berhasil diisi dari 2 persen menjadi sekitar 20 persen sambil tetap digunakan untuk mengetik dan menyelesaikan pekerjaan.

Tambahan daya tersebut memberikan waktu sekitar 30 menit hingga sumber listrik tersedia. Dalam kondisi darurat, kemampuan mengisi laptop menjadi salah satu keunggulan penting yang tidak dimiliki semua powerbank berkapasitas 10.000mAh.

Kekurangan dan Kesimpulan

Selama penggunaan awal, sempat ditemukan kondisi ketika kapasitas baterai turun hingga nol persen tanpa digunakan untuk mengisi perangkat lain. Gejala tersebut menyerupai battery drain atau pengosongan daya secara tidak normal.

Namun, masalah tersebut tidak kembali muncul setelah perangkat menjalani dua siklus pengisian penuh. Selanjutnya, performa powerbank berjalan stabil selama masa pengujian.

Kekurangan lain terdapat pada kabel bawaan yang hanya memiliki panjang sekitar 22 sentimeter. Dalam beberapa kondisi, panjang tersebut terasa kurang fleksibel sehingga pengguna mungkin tetap memerlukan kabel tambahan yang lebih panjang.

Di luar catatan tersebut, UGreen Nexode Pro 10.000mAh 55W menawarkan kombinasi menarik antara ukuran ringkas, bobot ringan, kemampuan fast charging hingga 55W, serta dukungan pengisian beberapa perangkat secara bersamaan.

Powerbank ini juga mampu mengisi smartphone, tablet, hingga laptop ringan sehingga cocok digunakan oleh pekerja mobile, kreator konten, mahasiswa, maupun pengguna yang sering bepergian.

Dengan harga mulai Rp569 ribuan, UGreen Nexode Pro menjadi salah satu pilihan powerbank kelas menengah yang menawarkan keseimbangan antara performa, portabilitas, dan fitur. Bagi pengguna yang membutuhkan sumber daya cadangan praktis untuk aktivitas sehari-hari maupun situasi darurat, perangkat ini layak dipertimbangkan sebagai teman perjalanan.

baca juga”Wipe Data Artinya: Pengertian, Fungsi dan Panduan Lengkap Melakukannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *