Apple Lobi AS untuk Beli Chip Memori dari China

Apple

Apple Lobi Pemerintah AS untuk Akses Chip Memori China di Tengah Krisis Pasokan Global

Apple dilaporkan melobi pemerintah Amerika Serikat (AS) agar mengizinkan perusahaan tersebut membeli chip memori dari produsen China, ChangXin Memory Technologies (CXMT). Langkah ini muncul di tengah tekanan pasokan global dan kenaikan harga komponen memori yang memengaruhi industri teknologi dunia.

Baca Juga “Samsung Beri Kode HP Foldable Baru, Galaxy Z Fold8 Wide?

Permintaan tersebut mencerminkan upaya Apple untuk menjaga stabilitas rantai pasok, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan memori untuk perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI). Kondisi pasar yang ketat membuat perusahaan teknologi global mencari sumber pasokan alternatif.

Tekanan Pasokan Memori Global Dorong Langkah Strategis Apple

Laporan Gizmochina menyebutkan bahwa Apple mengajukan lobi ini setelah Samsung menaikkan harga RAM hingga 100 persen pada awal tahun. Apple disebut menerima kenaikan tersebut tanpa negosiasi karena keterbatasan pilihan pemasok.

Analis TF International Securities, Ming-Chi Kuo, menyebut industri memori global menghadapi kondisi kelangkaan yang dapat berlangsung hingga 2027. Ia menilai masalah utama bukan hanya kenaikan harga, tetapi juga potensi kekurangan pasokan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas produksi perangkat elektronik, termasuk ponsel pintar dan komputer pribadi.

Apple Incar CXMT sebagai Alternatif Pemasok DRAM

Dalam upaya diversifikasi rantai pasok, Apple disebut mendorong agar CXMT tidak masuk dalam daftar entitas yang dibatasi pemerintah AS. Jika berhasil, langkah ini membuka peluang kerja sama pembelian chip DRAM dari produsen tersebut.

CXMT dikenal sebagai salah satu produsen memori DRAM terbesar di China. Namun perusahaan ini berada dalam pengawasan pemerintah AS karena dugaan keterkaitan dengan sektor militer China, yang membuat kerja sama lintas negara menjadi sensitif.

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi dari pemerintah AS terkait permintaan tersebut.

Pergeseran Produksi ke AI Perketat Pasokan Chip Konsumen

Kuo menjelaskan bahwa sekitar 15 hingga 20 persen kapasitas produksi memori global yang sebelumnya dialokasikan untuk perangkat konsumen diperkirakan akan beralih ke pusat data dan infrastruktur AI pada 2027.

Perubahan ini berdampak langsung pada ketersediaan memori jenis LPDDR (Low Power Double Data Rate), yang banyak digunakan pada smartphone dan perangkat mobile.

Tekanan ini turut memengaruhi rencana produksi perangkat Apple generasi berikutnya, termasuk potensi penurunan pesanan chip A20 sebesar 10 hingga 20 persen untuk periode akhir 2026 hingga awal 2027.

Harga Memori Naik dan Biaya Produksi Apple Terdampak

Lonjakan permintaan dan keterbatasan pasokan telah mendorong kenaikan harga memori DRAM dan NAND dalam beberapa bulan terakhir. CEO Apple, Tim Cook, sebelumnya juga mengakui bahwa biaya komponen memori mengalami peningkatan signifikan.

Kondisi ini menambah tekanan pada industri elektronik global yang bergantung pada stabilitas harga chip. Perusahaan teknologi besar kini menghadapi tantangan menjaga margin keuntungan di tengah biaya produksi yang meningkat.

Diversifikasi Rantai Pasok Jadi Strategi Utama Apple

Menurut Ming-Chi Kuo, potensi kerja sama Apple dengan CXMT tidak serta-merta menyelesaikan masalah pasokan dalam jangka pendek. Kapasitas produksi CXMT dinilai masih terbatas untuk memenuhi kebutuhan global Apple.

Namun, langkah ini tetap dianggap strategis karena dapat mengurangi ketergantungan Apple pada pemasok tertentu. Diversifikasi ini juga menjadi penting seiring meningkatnya kebutuhan memori untuk fitur berbasis AI pada perangkat Apple.

Ketidakpastian Persetujuan Pemerintah AS

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah pemerintah AS akan menyetujui permintaan Apple tersebut. Isu ini melibatkan aspek keamanan nasional, kebijakan perdagangan, dan persaingan teknologi global.

Jika disetujui, kebijakan ini berpotensi mengubah dinamika rantai pasok semikonduktor global. Namun jika ditolak, Apple diperkirakan harus mencari alternatif lain di tengah ketatnya pasokan dan meningkatnya kebutuhan teknologi berbasis AI.

Baca Juga “Simak produk-produk Apple yang saat ini belum terdampak kenaikan harga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *