Bocoran Kapasitas Baterai iPhone 18 Pro dan Pro Max Terungkap dari Sertifikasi 3C
Bocoran kapasitas baterai iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mulai terungkap melalui dokumen sertifikasi China Compulsory Certification (3C), beberapa bulan sebelum peluncuran resminya yang diperkirakan berlangsung pada September 2026. Data tersebut memberikan gambaran awal peningkatan daya tahan baterai yang akan dihadirkan Apple pada generasi terbaru iPhone seri Pro.
Baca Juga “Nubia Neo 5 GT Resmi di Indonesia, Segini Harga HP Gaming Setara Flagship“
Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Gizmochina pada Sabtu (4/6) waktu setempat. Dokumen sertifikasi tersebut memuat detail kapasitas baterai untuk varian pasar China dan Amerika Serikat, yang menunjukkan adanya perbedaan spesifikasi antarwilayah seperti generasi sebelumnya.
iPhone 18 Pro Tawarkan Peningkatan Kapasitas Baterai
Berdasarkan data sertifikasi, iPhone 18 Pro versi China akan dibekali baterai berkapasitas 4.056 mAh, sementara versi Amerika Serikat memiliki kapasitas sedikit lebih besar yaitu 4.288 mAh.
Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan pendahulunya. Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro memiliki baterai 3.988 mAh untuk versi China dan 4.252 mAh untuk pasar AS. Kenaikan ini menandakan Apple tetap melakukan peningkatan bertahap pada sektor daya, meski tidak terlalu agresif.
Peningkatan kapasitas tersebut diperkirakan tetap dikombinasikan dengan efisiensi chipset, yang selama ini menjadi strategi utama Apple dalam menjaga daya tahan baterai tanpa harus meningkatkan ukuran baterai secara signifikan.
iPhone 18 Pro Max Alami Lonjakan Kapasitas Lebih Besar
Sementara itu, iPhone 18 Pro Max disebut mengalami peningkatan baterai yang lebih signifikan. Dokumen 3C mencatat kapasitas 5.391 mAh untuk versi China dan 5.567 mAh untuk versi Amerika Serikat.
Jika dibandingkan dengan iPhone 17 Pro Max yang memiliki kapasitas 4.823 mAh (China) dan 5.088 mAh (AS), maka terdapat kenaikan sekitar 500 mAh pada generasi terbaru ini. Peningkatan tersebut diperkirakan akan berdampak langsung pada durasi penggunaan harian, terutama untuk aktivitas berat seperti gaming, perekaman video, dan multitasking.
Kenaikan kapasitas ini juga menjadi respons tidak langsung terhadap tren industri smartphone flagship asal China, seperti Xiaomi, Oppo, dan OnePlus, yang telah lebih dulu menawarkan baterai berkapasitas besar, bahkan di atas 7.000 mAh pada beberapa model.
Strategi Apple: Efisiensi Chipset dan Peningkatan Bertahap
Meski terjadi peningkatan kapasitas baterai, Apple selama ini dikenal lebih mengandalkan efisiensi perangkat keras dan perangkat lunak dibandingkan sekadar memperbesar baterai. Pendekatan ini tetap diperkirakan berlanjut pada seri iPhone 18 Pro.
Perangkat ini dirumorkan akan menggunakan chipset A20 Pro, yang menjadi chip pertama Apple dengan proses fabrikasi 2 nanometer. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi daya sekaligus performa secara signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Dengan kombinasi baterai lebih besar dan chipset yang lebih hemat energi, iPhone 18 Pro series diperkirakan menawarkan peningkatan daya tahan tanpa perubahan desain ekstrem.
Desain Masih Mirip, Dynamic Island Lebih Kecil
Dari sisi desain, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkirakan masih mempertahankan bahasa desain generasi sebelumnya. Namun, terdapat perubahan pada bagian Dynamic Island yang disebut akan berukuran lebih kecil.
Perubahan ini dimungkinkan karena sebagian komponen Face ID dikabarkan akan dipindahkan ke bawah layar. Jika terealisasi, langkah ini menjadi transisi awal Apple menuju desain layar yang lebih penuh tanpa gangguan visual.
Meski begitu, Apple masih mempertahankan pendekatan evolusioner, bukan revolusioner, dalam perubahan desain perangkatnya.
Peningkatan Kamera dan Ukuran Layar Tetap Konsisten
Pada sektor kamera, iPhone 18 Pro Max dirumorkan membawa sistem kamera yang lebih canggih dengan lensa utama berapertur variabel. Teknologi ini memungkinkan pengaturan cahaya masuk ke sensor secara lebih fleksibel, sehingga hasil foto dapat menyesuaikan kondisi pencahayaan.
Selain itu, perangkat ini disebut akan tetap menggunakan konfigurasi tiga kamera 48 megapiksel, termasuk lensa telefoto periskop yang mendukung kemampuan zoom optik lebih baik.
Untuk ukuran layar, Apple diperkirakan tidak melakukan perubahan. iPhone 18 Pro akan hadir dengan layar 6,3 inci, sementara iPhone 18 Pro Max tetap menggunakan layar 6,9 inci, sama seperti generasi sebelumnya.
Kesimpulan: Fokus pada Efisiensi dan Peningkatan Bertahap
Bocoran dari sertifikasi 3C menunjukkan bahwa Apple tetap melanjutkan strategi peningkatan bertahap pada iPhone 18 Pro series. Fokus utama terletak pada efisiensi daya melalui chipset baru serta peningkatan kapasitas baterai, terutama pada varian Pro Max.
Dengan kombinasi peningkatan baterai, chip 2 nanometer, serta penyempurnaan kamera, iPhone 18 Pro series diperkirakan akan menjadi salah satu pembaruan penting Apple di tahun peluncurannya. Namun, kepastian spesifikasi final masih menunggu konfirmasi resmi dari Apple menjelang peluncuran pada September 2026.
Baca Juga “Xiaomi 18 Pro Max dibekali baterai 8.500mAh dan kamera ganda 200M“