Samsung Optimistis Teknologi Layar Lipat Hadapi Persaingan Apple
Samsung Electronics tetap percaya diri terhadap perkembangan teknologi ponsel layar lipat menjelang kehadiran pesaing baru dari Apple Inc. Perusahaan asal Korea Selatan itu menilai pengalaman panjang dalam mengembangkan perangkat lipat menjadi keunggulan yang sulit disaingi dalam waktu singkat.
Co-CEO Samsung Electronics sekaligus Kepala Bisnis Seluler Samsung, Roh Tae-moon, menyatakan perusahaan telah membangun keahlian teknologi dan memahami kebutuhan pengguna selama tujuh tahun terakhir. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di pasar ponsel lipat yang semakin ramai.
Baca Juga “Bocoran Spesifikasi iPhone Air 2, Kapan Meluncur?“
“Keahlian teknologi dan pemahaman terhadap pelanggan yang telah kami bangun selama tujuh tahun tidak bisa dikejar dalam semalam,” ujar Roh.
Samsung Perkuat Lini Galaxy Z dengan Teknologi AI
Samsung memperluas portofolio perangkat lipat melalui peluncuran tiga model terbaru Galaxy Z. Perangkat tersebut hadir dengan dukungan kecerdasan buatan (AI) Gemini dari Alphabet Inc. yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Peluncuran seri Galaxy Z terbaru menjadi langkah penting bagi Samsung untuk mempertahankan posisi sebagai salah satu pelopor pasar ponsel layar lipat. Sejak memperkenalkan Galaxy Z Fold generasi pertama pada 2019, Samsung terus mengembangkan desain, ketahanan perangkat, dan fitur pendukung untuk meningkatkan daya tarik produk.
Menurut Roh, teknologi ponsel layar lipat kini telah memasuki tahap perkembangan yang lebih matang. Ia menilai peningkatan kualitas perangkat dan meningkatnya minat konsumen menunjukkan bahwa kategori tersebut mulai bergerak menuju pasar utama.
“Ponsel layar lipat telah mencapai kematangan, baik secara teknologi maupun pasar,” kata Roh.
Ia menambahkan bahwa semakin banyak perusahaan yang memasuki segmen ponsel lipat menjadi tanda bahwa teknologi tersebut memiliki peluang pertumbuhan yang besar. Persaingan yang meningkat dinilai dapat memperluas pilihan bagi konsumen sekaligus mempercepat inovasi industri.
Apple Diperkirakan Masuk Pasar Ponsel Lipat
Keyakinan Samsung muncul menjelang perkiraan peluncuran iPhone lipat pertama dari Apple. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut diprediksi akan memperkenalkan perangkat dengan desain lipat bergaya buku pada September.
Kehadiran Apple di pasar ponsel lipat diperkirakan akan meningkatkan persaingan antara produsen smartphone global. Samsung menilai masuknya pemain besar baru justru dapat memperkuat perkembangan kategori perangkat lipat secara keseluruhan.
Roh menegaskan bahwa Galaxy menjadi salah satu produk yang berperan dalam membentuk pasar ponsel lipat. Samsung mengklaim telah memperkenalkan pengalaman penggunaan perangkat lipat kepada konsumen sejak kategori tersebut masih berada pada tahap awal perkembangan.
Selain inovasi teknologi, Samsung juga memperhatikan strategi harga untuk menjaga daya saing produknya. Perusahaan menetapkan harga perangkat lipat terbaru dengan mempertimbangkan kondisi pasar, termasuk pasar domestik Korea Selatan.
Samsung Sesuaikan Harga Galaxy Z di Korea Selatan
Roh menjelaskan keputusan Samsung memberikan harga yang lebih terjangkau di Korea Selatan dilakukan karena mempertimbangkan pentingnya pasar tersebut bagi perusahaan. Kebijakan itu tetap dilakukan meskipun industri menghadapi peningkatan biaya produksi akibat kenaikan harga komponen memori.
Galaxy Z Fold 8 dengan kapasitas penyimpanan 256 gigabita dipasarkan dengan harga 2,28 juta won atau sekitar Rp26,9 juta di Korea Selatan. Harga tersebut turun 101.200 won atau sekitar Rp1,2 juta dibandingkan model sebelumnya.
Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 Ultra dibanderol 2,58 juta won atau sekitar Rp30,4 juta. Harga tersebut meningkat 198.000 won atau sekitar Rp2,3 juta dibandingkan Galaxy Z Fold 7.
Untuk kategori ponsel lipat model clamshell, Galaxy Z Flip 8 dijual dengan harga 1,68 juta won atau sekitar Rp19,8 juta. Harga tersebut juga mengalami kenaikan 198.000 won atau sekitar Rp2,3 juta dibandingkan generasi sebelumnya.
Samsung menjadwalkan peluncuran perangkat Galaxy Z terbaru secara bertahap di Korea Selatan dan berbagai pasar global mulai 7 Agustus. Di Korea Selatan, periode pemesanan awal akan berlangsung mulai Selasa hingga 3 Agustus.
Dengan pengalaman pengembangan selama bertahun-tahun, dukungan teknologi kecerdasan buatan, serta strategi produk yang semakin matang, Samsung optimistis dapat mempertahankan daya saing di pasar ponsel layar lipat. Persaingan dengan Apple dan produsen lainnya diperkirakan akan semakin mendorong inovasi dalam industri smartphone global.
Baca Juga “Samsung perkenalkan kacamata pintar dengan dukungan fitur AI Gemini“